ANALISA TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SMK NURUL HIKMAH JONGGOL TERHADAP FAKTOR RISIKO DM TAHUN 2025
Abstract
ABSTRAK
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang terus meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan fungsi insulin, baik akibat defisiensi produksi insulin atau ketidakresponsifan tubuh terhadap insulin. Prevalensi diabetes di Indonesia pada 2019 mencapai 19,47 juta orang, menjadikannya negara dengan jumlah penderita terbanyak kelima di dunia. Kasus diabetes pada remaja juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, namun pengetahuan mengenai faktor risiko diabetes di kalangan remaja masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa Tingkat Pengetahuan Siswa Smk Nurul Hikmah Jonggol Terhadap Faktor Risiko DM Tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 248 siswa dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Mayoritas responden berusia 15 tahun, berjenis kelamin perempuan, memiliki indeks massa tubuh normal, dan tidak memiliki riwayat keluarga diabetes. Tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori cukup (52,8%).
Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia (p = 0,011), jenis kelamin (p = 0,000), dan riwayat keluarga diabetes melitus (p = 0,000) dengan tingkat pengetahuan. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkatan kelas (p = 0,134) dan indeks massa tubuh (p = 0,441) dengan tingkat pengetahuan. Karakteristik usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat pengetahuan siswa mengenai faktor risiko diabetes melitus. Diperlukan edukasi kesehatan yang lebih menyeluruh untuk meningkatkan pemahaman siswa, terutama bagi mereka yang tidak memiliki riwayat keluarga diabetes.









