ANALISA TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG SWAMEDIKASI OBAT BATUK DI KELURAHAN TUGU KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK TAHUN 2024
Abstract
ABSTRAK
Swamedikasi dapat didefinisikan sebagai obat untuk mengobati gangguan atau gejala yang didiagnosis sendiri. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik Tahun 2023 menunjukan bahwa presentase penduduk yang melakukan pengobatan sendiri atau Swamedikasi akibat keluhan yang dialami sebesar 79,74%, hal ini menunjukan bahwa perilaku swamedikasi di Indonesia cukup besar. Batuk adalah keluhan yang seringkali dianggap ringan oleh masyrakat. Sehingga masyarakat lebih memilih untuk melakukan pengobatan sendiri dalam menanganinya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa tingkat pengetahuan masyarakat terhadap swamedikasi batuk di Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional sampling, dengan jumlah responden yang didapatkan sebanyak 326 orang. Proses pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada masyarakat. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariate.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 201 responden (61,7%) memiliki pengetahuan swamedikasi batuk yang baik. Hasil perhitungan Chi Square diketahui bahwa hasil penelitian ini menunjukan hubungan pengetahuan swamedikasi batuk dengan usia diperoleh p value (0,000) dan tingkat pendidikan diperoleh p value (0,007), maka uji stasistik menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara usia dan tingkat pendidikan dengan pengetahuan swamedikasi batuk di RW 07 Kelurahan Tugu, sedangkan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk dengan jenis kelamin p value (0,109), pekerjaan p value (0,458) nilai p value > 0,05 artinya menunjukan tidak adanya hubungan yang bermakna di antara lainya.